TERKINI

BLUD Iklim Buka Peluang Pembiayaan Daerah, Hak Karbon Tak Otomatis Melekat

BLUD Iklim Buka Peluang Pembiayaan Daerah, Hak Karbon Tak Otomatis Melekat
EKONOMI HIJAU
Kementerian Kehutanan
Pemaparan dalam Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Jakarta, Senin (26/10/2026

GARISBUMI.com – JAKARTA, GARISBUMI.COM | Kementerian Kehutanan mendorong penguatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Penanganan Iklim untuk memperluas pembiayaan aksi iklim di daerah. Namun, penerapan BLUD tidak otomatis memberikan hak atas karbon di seluruh wilayah administrasi pemerintah daerah.

Kejelasan hak karbon, pembagian manfaat, serta perlindungan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan tersebut. Peluang penerimaan juga perlu diperhitungkan bersama biaya kegiatan, pemantauan, sertifikasi, dan risiko perubahan harga karbon.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi BLUD yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Senin (26/10/2026). Pertemuan tersebut sekaligus meluncurkan pedoman penyusunan dokumen administratif penerapan BLUD, termasuk untuk penanganan iklim melalui pengelolaan karbon.

Penasihat Utama Menteri Kehutanan Edo Mahendra mengatakan, potensi kehutanan perlu dikelola agar manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial berjalan beriringan.

“Di sinilah BLUD Penanganan Iklim memiliki peran vital, yaitu mendukung penyelenggaraan layanan dan pelaksanaan program, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam penciptaan nilai di sektor kehutanan,” kata Edo, sebagaimana dikutip dari keterangan Kementerian Kehutanan.

Layanan karbon harus sesuai kewenangan

Berdasarkan paparan Kemendagri yang dirangkum dalam keterangan tersebut, layanan BLUD dapat mencakup penyediaan data dan informasi karbon, pendampingan teknis, serta pelaksanaan kegiatan pengurangan emisi sesuai kewenangan.

Siaran Pers Resmi Kementerian Kehutanan

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 5
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3 4 5
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Cegah Dahan Patah, Petugas Pangkas Pohon Angsana di Permukiman Jelambar ARTIKEL BERIKUTNYA Anak Banteng Jawa Lahir di Pangandaran, Populasi Purbajapa Menjadi Tujuh Ekor
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik EKONOMI HIJAU
2 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
2 bulan yang lalu