TERKINI

Raperda Pariwisata Yogyakarta Disorot, Air Tanah dan Daya Dukung Jadi Perhatian

Raperda Pariwisata Yogyakarta Disorot, Air Tanah dan Daya Dukung Jadi Perhatian
LINGKUNGAN
DPRD Kota Yogyakarta
Ketua Pansus Pembahasan Raperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Yogyakarta 2026–2045, Krisnadi Setyawan di DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (20/10/2026).

Pembangunan Wisata Perlu Memperhatikan Kenyamanan Warga

Pansus juga menyoroti pembangunan infrastruktur, transportasi wisata, aksesibilitas, amenitas, dan ekosistem digital. Pengembangannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan pelestarian kawasan serta kenyamanan warga.

Dalam pembahasan aspek keberlanjutan, penggunaan indikator kuantitatif turut diusulkan, antara lain untuk penerapan transportasi berbasis energi baru terbarukan dan peningkatan aksesibilitas destinasi.

Krisnadi menekankan bahwa pembangunan pariwisata tidak cukup mengandalkan promosi dan program Dinas Pariwisata. Pelaksanaannya membutuhkan keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah, pelaku industri, komunitas budaya, masyarakat, perguruan tinggi, dan asosiasi pariwisata.

Ia meminta pengaturan kelembagaan dalam Raperda membuka ruang kolaborasi yang setara tanpa mengistimewakan organisasi tertentu. Kontribusi sektor pendidikan, infrastruktur, kebudayaan, UMKM, dan transportasi juga perlu memiliki indikator kinerja.

Anggota Pansus Muhammad Sofyan mendorong pembangunan pariwisata menjadi agenda kota yang dijalankan secara terpadu, dengan pembagian peran kelembagaan dan keterlibatan masyarakat yang jelas.

Dari pihak eksekutif, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kadri Renggono, menekankan pentingnya koordinasi lintas-OPD agar program pariwisata memiliki target yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Siaran Pers Resmi DPRD Kota Yogyakarta

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 4
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3 4
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Batuan dan Bentang Alam Bawean Diteliti, Petakan Objek Bernilai Perlindungan
EDISI TERBARU Naskah terbaru lainnya sedang dalam kurasi redaktur.
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu