TERKINI

Cegah Pencemaran, Warga Jelambar Kumpulkan 10 Tong Minyak Jelantah

Cegah Pencemaran, Warga Jelambar Kumpulkan 10 Tong Minyak Jelantah
EKONOMI HIJAU
Kelurahan Jelambar
Penyerahan 10 tong minyak jelantah hasil pengumpulan warga enam RW di Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat, kepada Rumah Kutub, Selasa (20/10/2026)

JAKARTA, GARISBUMI.com – Minyak bekas menggoreng dikumpulkan warga di enam RW Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat, untuk dikelola melalui gerakan sedekah minyak jelantah. Sebanyak 10 tong hasil pengumpulan tersebut diserahkan kader PKK kepada Rumah Kutub, Selasa (20/10/2026).

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Jelambar, Nurul Indri Hapsari, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana edukasi mengenai bahaya pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak bekas pakai secara sembarangan.

Melalui pengumpulan terpisah, minyak jelantah dari rumah tangga diarahkan kepada lembaga pengelola agar dapat ditangani secara aman dan bertanggung jawab.

Dikumpulkan dari Enam RW

Minyak jelantah tersebut berasal dari RW 01 sebanyak satu tong, RW 02 dan RW 03 masing-masing tiga tong, serta RW 07, RW 08, dan RW 11 masing-masing satu tong.

“Untuk proses pengumpulan minyak jelantah dari setiap RW dilakukan oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jelambar,” kata Nurul dalam keterangan Kelurahan Jelambar.

Selanjutnya, minyak yang terkumpul diserahkan kepada Rumah Kutub, lembaga pengelola sekaligus pelopor gerakan sedekah minyak jelantah.

Menurut Nurul, kegiatan tersebut menghubungkan pengelolaan limbah rumah tangga dengan manfaat ekonomi dan kepedulian sosial.

Siaran Pers Resmi Kelurahan Jelambar

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 2
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Beton dan Mangrove Dipadukan untuk Tangkal Abrasi di Sayung Demak ARTIKEL BERIKUTNYA Dua Embung di Cipayung Tampung 36.550 Meter Kubik Air, Jadi Ruang Publik
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik EKONOMI HIJAU
1 bulan yang lalu
3 minggu yang lalu
1 bulan yang lalu