TERKINI

45,6 Ton Sampah Diangkat dari Kalimati Muncar, Muara Masih Terhambat Bangkai Kapal

45,6 Ton Sampah Diangkat dari Kalimati Muncar, Muara Masih Terhambat Bangkai Kapal
LINGKUNGAN
Pemkab Banyuwangi
Penghalang sampah (trash barrier) terpasang di aliran Sungai Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi

Dinas PU Pengairan Banyuwangi telah mendatangkan alat berat untuk mendukung penanganan sedimentasi di kawasan tersebut.

Selain endapan sedimen, terdapat puluhan bangkai kapal nelayan yang terbengkalai. Bayu menyebut keberadaan kapal-kapal itu menghambat alur keluar-masuk air saat pasang surut.

Bangkai kapal tersebut direncanakan untuk diangkut. Namun, hingga keterangan itu disampaikan, prosesnya masih pada tahap inventarisasi.

“Karena bahasa bersih-bersih ini bukan hanya sampahnya aja ternyata, sumber masalahnya, sedimennya harus diturunkan, dan bangkai-bangkai kapalnya juga harus dibersihkan,” ujar Bayu.

Dengan demikian, jumlah sampah yang telah dikumpulkan belum menggambarkan seluruh pekerjaan yang harus diselesaikan di Kalimati. Penanganan muara masih mencakup material lain yang menghambat aliran air.

Sungai Watch pasang penghalang sampah

Di tengah pembersihan, organisasi lingkungan Sungai Watch telah memasang penghalang sampah atau trash barrier di aliran sungai.

Siaran Pers Resmi Pemkab Banyuwangi

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Laporan Pembakaran Sampah di Temindung Permai, Kelurahan Cek Lokasi ARTIKEL BERIKUTNYA Memproses selama 8s
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
2 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu