PSEL Cilowong Bakal Olah 1.161 Ton Sampah Serang Raya per Hari Jadi Listrik
SERANG – Sebanyak 1.161 ton sampah dari Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon direncanakan diolah setiap hari menjadi energi listrik melalui fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Cilowong, Kota Serang.
Pembangunan PSEL Cilowong ditargetkan dimulai pada akhir 2026. Fasilitas pengolahan sampah tersebut diproyeksikan mulai beroperasi pada 2028 hingga 2029.
“Kapasitas pengelolaannya mencapai 1.161 ton per hari dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028 hingga 2029,” kata Gubernur Banten Andra Soni seusai audiensi perkembangan proyek PSEL bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara di Aula Pemerintah Kota Serang, Senin, 7 September 2026.
PSEL Cilowong dirancang untuk menangani sampah dari kawasan aglomerasi Serang Raya. Kehadirannya diharapkan mengubah pola penanganan sampah yang selama ini bertumpu pada pembuangan menjadi pengolahan yang menghasilkan energi.
Serang Raya Masuk 11 Lokasi Prioritas PSEL
Andra mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus mengembangkan energi terbarukan.
“Ini adalah langkah konkret yang dilakukan Presiden dalam mengatasi darurat sampah nasional, sekaligus memperkuat ketahanan energi baru terbarukan,” ujar Andra.
Proyek PSEL Serang Raya juga disebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan. Pemerintah menargetkan seluruh sampah secara nasional dapat dikelola pada 2029 melalui program Indonesia ASRI.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi