45,6 Ton Sampah Diangkat dari Kalimati Muncar, Muara Masih Terhambat Bangkai Kapal
GARISBUMI.com – Pembersihan berlanjut ke muara untuk menangani sampah, sedimentasi, dan puluhan bangkai kapal yang menghambat keluar-masuk air saat pasang surut.
BANYUWANGI, GARISBUMI.com | Sebanyak 45,6 ton sampah dikumpulkan dari Sungai Kalimati di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, selama empat hari pembersihan hingga Kamis (29/10/2026). Namun, penanganan sungai belum selesai. Di kawasan muara, petugas masih harus mengatasi sedimentasi dan puluhan bangkai kapal nelayan yang menghambat aliran air saat pasang surut.
Kondisi tersebut membuat pekerjaan tidak cukup dilakukan dengan mengangkat sampah. Pembersihan juga mencakup penanganan endapan sedimen dan rencana pengangkutan bangkai kapal agar alur keluar-masuk air di muara lebih lancar.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Bayu Hadiyanto, mengatakan pembersihan tumpukan sampah ditargetkan selesai dalam waktu sepekan. Kegiatan dimulai pada Senin (26/10/2026), melibatkan warga setempat dan berbagai unsur.
“Hasil inventarisasi kita, sampah yang berhasil dikumpulkan untuk hari pertama itu sebanyak 12,5 ton, hari kedua 18,3 ton, hari ketiga ada 9,1 ton, dan hari ini 5,7 ton. Jadi total sekitar 45,6 ton selama 4 hari,” kata Bayu, sebagaimana dimuat dalam keterangan Pemkab Banyuwangi.
Pembersihan bergeser ke muara
Menurut Bayu, dalam tiga hari awal petugas telah membersihkan sampah di sepanjang sekitar 700–800 meter kawasan Kalimati. Pada hari keempat, pekerjaan difokuskan ke muara.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi