Sampah Plastik dan Sedimen Dibersihkan di Waduk Rawa Badak Selatan, Koja Antisipasi Banjir
Menjaga badan air dari sampah
Kerja bakti diikuti aparatur Kecamatan Koja, para lurah, pengurus RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Satpol PP, PPSU, masyarakat, dan kader lingkungan.
Pemerintah kecamatan berharap keterlibatan tersebut dapat memperkuat kebiasaan warga untuk tidak membuang sampah ke badan air maupun saluran penghubung. Warga juga diimbau mengadakan kerja bakti secara rutin di lingkungan RT/RW masing-masing.
Pesan itu menempatkan pemeliharaan saluran dan kebiasaan membuang sampah sebagai bagian dari tindak lanjut setelah pembersihan kawasan waduk.
Dampak terhadap risiko banjir belum dirinci
Keterangan Pemkot Jakarta Utara belum menyebutkan berat sampah yang diangkut, volume sedimen yang dikeruk, maupun luas permukaan air yang dibersihkan dari gulma.
Tidak tersedia pula hasil pengukuran perubahan kelancaran aliran atau kapasitas tampung setelah kegiatan. Karena itu, pembersihan ini dapat dicatat sebagai upaya antisipasi, sementara besarnya dampak terhadap pengurangan risiko banjir belum dapat dinilai dari informasi yang dipublikasikan.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi