TERKINI

Taman Kehati Wonosalam Jadi Ruang Belajar Konservasi bagi Pelajar Jombang

Taman Kehati Wonosalam Jadi Ruang Belajar Konservasi bagi Pelajar Jombang
LINGKUNGAN
DLH Kabupaten Jombang
Anggota Pramuka Penegak menampilkan semaphore dalam rangkaian Camp Kehati Wonosalam 2026 di Taman Keanekaragaman Hayati Wonosalam, Kabupaten Jombang, 30–31 Oktober 2026

JOMBANG, GARISBUMI.com | Taman Keanekaragaman Hayati Wonosalam dimanfaatkan sebagai ruang belajar konservasi bagi pelajar di Kabupaten Jombang. Melalui Camp Kehati Wonosalam 2026, anggota Pramuka Penegak diperkenalkan pada peran keanekaragaman hayati dalam keseimbangan ekosistem serta pemanfaatan kembali bahan melalui kreasi daur ulang.

GARISBUMI.com – Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang pada 30–31 Oktober 2026 itu diikuti anggota Pramuka Penegak dari berbagai gugusdepan tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Jombang.

Mengusung tema “Aksi Saka Kalpataru Peduli Konservasi”, perkemahan tersebut diarahkan untuk membangun pengetahuan lingkungan yang dapat dibawa peserta ke sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Mengenal fungsi Taman Kehati

Sekretaris DLH Kabupaten Jombang M. Amin Kurniawan, yang mewakili kepala dinas dalam pembukaan, menyampaikan bahwa kegiatan berkemah dapat menjadi sarana untuk mengenal keanekaragaman hayati dan menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Menurut Amin, Taman Kehati memiliki peran dalam pelestarian berbagai jenis tumbuhan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menyediakan ruang edukasi bagi masyarakat.

Ia berharap peserta memahami bahwa setiap makhluk hidup memiliki peran dalam menjaga keseimbangan alam. Pengalaman mengikuti perkemahan juga diharapkan mendorong perilaku ramah lingkungan setelah peserta kembali ke kegiatan sehari-hari.

Siaran Pers Resmi DLH Kabupaten Jombang

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Sampah Plastik dan Sedimen Dibersihkan di Waduk Rawa Badak Selatan, Koja Antisipasi Banjir ARTIKEL BERIKUTNYA Gula Aren Masyarakat Adat Menjangkau Pasar, Pencatatan Usaha Masih Jadi Tantangan
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
2 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu