Ketika Hutan Terbakar, Yeye Menghadapi Api dan Keluhan Warga
Orangutan keluar, warga kehilangan tanaman
Menurut keterangan Kementerian Kehutanan, petugas BKSDA bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) berhasil mengevakuasi 51 individu orangutan yang terdampak kebakaran.
Penyelamatan itu berlangsung di tengah situasi yang juga menyulitkan masyarakat. Kehilangan sumber pakan di hutan membuat orangutan keluar menuju perkebunan warga. Satwa tersebut memakan dan merusak tanaman muda, memicu kepanikan serta kemarahan pemilik kebun.
Yeye mengatakan, petugas menerima banyak aduan mengenai orangutan yang mendekati permukiman dan memakan tanaman warga setelah habitatnya terdampak karhutla.
“Luar biasa ini dampaknya bukan hanya kepada hutan dan satwa tapi masyarakat juga kena dampak,” kata Yeye, sebagaimana dikutip dalam keterangan Kementerian Kehutanan.
Dalam situasi seperti itu, evakuasi satwa dan komunikasi dengan warga menjadi pekerjaan yang saling berkaitan. Yeye dan rekan-rekannya harus mendengarkan keluhan, menghadapi kemarahan, serta menjelaskan keadaan yang membuat orangutan keluar dari habitatnya.
Warga menghadapi kerusakan tanaman. Orangutan berusaha mendapatkan makanan. Petugas berada di antara keduanya, berupaya menyelamatkan satwa sekaligus mencegah konflik meluas.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi