TERKINI

Gula Aren Masyarakat Adat Menjangkau Pasar, Pencatatan Usaha Masih Jadi Tantangan

Gula Aren Masyarakat Adat Menjangkau Pasar, Pencatatan Usaha Masih Jadi Tantangan
EKONOMI HIJAU
Kementerian Kehutanan
Verifikasi teknis usaha perhutanan sosial masyarakat adat sebagai bahan penilaian kenaikan kelas dari Gold ke Platinum (kiri) dan produk gula aren cair dalam kemasan (kanan

GARISBUMI.com – Gula aren membuka ruang usaha bagi masyarakat adat Kasepuhan Cisungsang dan Cirompang, mulai dari pasokan ke kedai kopi hingga penjualan melalui toko daring. Namun, perkembangan pasar belum sepenuhnya diikuti kelengkapan pencatatan ekonomi dan administrasi usaha.

Kebutuhan penguatan itu menjadi salah satu perhatian dalam verifikasi teknis Kementerian Kehutanan terhadap Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Bumi Aren Lestari di Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kasepuhan Cisungsang dan KUPS Kaolotan di MHA Cirompang.

Melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial, Kemenhut menilai kedua kelompok sebagai bahan pertimbangan kenaikan kelas dari Gold ke Platinum. Proses tersebut masih berlangsung. Belum ada keputusan peningkatan kelas.

Bagi kedua kelompok, penilaian ini berkaitan dengan kemampuan mengembangkan usaha, memperkuat kelembagaan, dan mendokumentasikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dari Pohon Aren ke Kedai Kopi

KUPS Bumi Aren Lestari mengolah gula aren cair dan gula semut dengan memanfaatkan pohon aren yang tumbuh alami di sekitar wilayah usahanya. Kelompok ini memiliki 15 anggota, bekerja bersama 10 mitra aktif, dan mengelola lahan agroforestri seluas 2,5 hektare.

Ketua KUPS Bumi Aren Lestari, Hendriana Adra, menjelaskan bahwa penggunaan tungku dengan api di bagian dalam membantu pengaturan waktu pengolahan. Menurutnya, cara tersebut memungkinkan anggota mengerjakan kegiatan lain, termasuk mengambil nira, sehingga waktu pengerjaan menjadi lebih singkat.

Siaran Pers Resmi Keterangan Kementerian Kehutanan

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 4
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3 4
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Taman Kehati Wonosalam Jadi Ruang Belajar Konservasi bagi Pelajar Jombang ARTIKEL BERIKUTNYA Hotspot Nasional Naik 89 Persen, Api di Gambut Kalteng Belum Tuntas Padam
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik EKONOMI HIJAU
3 minggu yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu