TERKINI

77 Keluarga di Sumberjeruk Kesulitan Air Bersih, BPBD Usulkan Pasokan Tiap Empat Hari

77 Keluarga di Sumberjeruk Kesulitan Air Bersih, BPBD Usulkan Pasokan Tiap Empat Hari
LINGKUNGAN
Pemkab Jember
Petugas mengisi tandon air dalam penyaluran bantuan air bersih di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Kamis (22/10/2026)

JEMBER, GARISBUMI.com – Sekitar 77 keluarga di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membutuhkan bantuan air bersih akibat kekeringan. BPBD Jember merekomendasikan pengiriman sekitar 5.000 liter setiap empat hari selama warga masih kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kebutuhan tersebut teridentifikasi melalui asesmen di Dusun Kidul dan Dusun Karangpring setelah pemerintah desa mengajukan permohonan bantuan.

“Dari hasil asesmen, warga yang membutuhkan air bersih tersebar di beberapa RT di Dusun Kidul dan Dusun Karangpring. Totalnya sekitar 77 KK,” kata anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Didi Teguh.

Pada Kamis (22/10/2026), sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke dua dusun tersebut. Bantuan dimasukkan ke tandon yang tersedia maupun diberikan langsung kepada warga terdampak.

Di Dusun Kidul, warga yang membutuhkan bantuan meliputi sekitar 20 keluarga di RT 1 RW 8 dan 15 keluarga di RT 1 RW 6. Sementara di Dusun Karangpring, kebutuhan tercatat pada sekitar 22 keluarga di RT 2 RW 1 serta 20 keluarga di RT 3 RW 1.

TRC BPBD mendampingi distribusi bersama Bakorwil Jember. Perangkat desa, pengurus RT dan RW, serta masyarakat membantu penyaluran agar bantuan menjangkau warga yang membutuhkan.

“TRC BPBD melakukan pendampingan di lokasi, mulai dari proses distribusi hingga memastikan bantuan air bersih dapat diterima warga yang membutuhkan,” ujar Didi.

Pasokan Berkala Masih Dibutuhkan

Menurut Didi, musim kemarau menyebabkan sebagian warga kesulitan memperoleh air. Karena itu, bantuan direkomendasikan berlanjut secara berkala dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan.

“Rekomendasinya distribusi dilakukan setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter, menyesuaikan kondisi kebutuhan warga di lapangan,” katanya.

Pengiriman ke Sumberjeruk merupakan penyaluran ke-39 dalam rangkaian penanganan yang dilaporkan BPBD Jember. Dengan tambahan tersebut, total bantuan air bersih yang dilaporkan hingga 22 Oktober 2026 mencapai 195.000 liter.

Penanganan ini dilaksanakan dalam kerangka status siaga darurat bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Jember tahun 2026. Bagi warga Sumberjeruk, kesinambungan pasokan menjadi kebutuhan selama sumber air sehari-hari belum kembali mencukupi.

Siaran Pers Resmi Pemkab Jember

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Menampilkan Semua Halaman (2 Bagian)
Mode Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Api Ciremai Belum Seluruhnya Padam, Angin dan Minim Air Hambat Penanganan ARTIKEL BERIKUTNYA Data Hutan Perlu Diperbarui agar Perlindungan dan Pemanfaatan Lahan Tepat Sasaran
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu