Api Ciremai Belum Seluruhnya Padam, Angin dan Minim Air Hambat Penanganan
KUNINGAN, GARISBUMI.com – Sebagian titik api di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih menghadapi medan terjal, sumber air yang jauh, serta angin kencang yang berubah arah dan memicu munculnya titik api baru.
Sekitar 100 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran sekaligus membuat sekat bakar di sepanjang tepi api. Langkah tersebut dilakukan untuk menahan penjalaran menuju kawasan dengan vegetasi rapat.
Berdasarkan keterangan Pemprov Jawa Barat, kebakaran terjadi di Blok Sipenpen Batu Arca, Wilayah I Kuningan, pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Vegetasi yang terbakar meliputi semak belukar, alang-alang, serasah kering, dan tegakan pinus. Luas area terdampak masih didata.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Teten Ali mengatakan, kondisi berbukit dan berbatu menyulitkan akses kendaraan pemadam serta pergerakan petugas. Jauhnya sumber air turut menjadi kendala penanganan.
Di saat bersamaan, angin yang berubah-ubah arah membawa bara dan memicu titik api baru. Petugas terus memantau perkembangan kebakaran serta arah angin dari posko lapangan.
Sisa Bara Disisir, Petugas Siaga hingga Malam
Pemadaman dilanjutkan dengan penyisiran atau mopping up untuk menangani sisa bara dan mencegah api kembali menyala.
“Kami pun menyiagakan personel di titik-titik rawan perbatasan sekat bakar hingga malam hari,” ujar Teten.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi