TERKINI

Tangerang Dorong Tobat Ekologis di Sekolah, Fokus Sampah hingga Hemat Energi

Tangerang Dorong Tobat Ekologis di Sekolah, Fokus Sampah hingga Hemat Energi
LINGKUNGAN
Pemkot Tangerang
Dua siswa mencuci tangan di lingkungan sekolah. Pembiasaan hidup bersih dan sehat menjadi salah satu fokus Gerakan Tobat Ekologis yang didukung Pemkot Tangerang untuk memperkuat program Sekolah Adiwiyata

KOTA TANGERANG, GARISBUMI.com – Pemerintah Kota Tangerang akan mendorong pengelolaan sampah, perbaikan sanitasi, serta konservasi air dan energi di sekolah melalui Gerakan Tobat Ekologis. Gerakan ini disiapkan sebagai pengantar bagi satuan pendidikan menuju Sekolah Adiwiyata, terutama sekolah yang belum tersentuh program tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Yudi Pradana mengatakan, dukungan terhadap gerakan pemerintah pusat itu diarahkan untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dini. Pelaksanaannya juga akan mencakup peningkatan sarana dan prasarana sekolah yang mendukung pelestarian lingkungan.

“Kami kemarin berpartisipasi langsung dalam peluncuran Gerakan Tobat Ekologis yang dicanangkan sebagai gerakan kepedulian sejak dini,” ujar Yudi, Selasa (13/10/2026).

Menurut Yudi, Pemkot Tangerang akan memperkuat kolaborasi dengan satuan pendidikan untuk menindaklanjuti gerakan tersebut. Pengelolaan sampah, sanitasi, konservasi air dan energi, serta pembiasaan perilaku ramah lingkungan menjadi fokus aksi di sekolah.

“Kami akan mendorong kolaborasi untuk menguatkan program pembentukan kebiasaan cinta lingkungan, sekaligus meningkatkan sarana dan prasarana sekolah yang sejalan dengan visi pelestarian lingkungan secara berkelanjutan,” katanya.

Menyiapkan Sekolah Menuju Adiwiyata

Pelaksanaan Gerakan Tobat Ekologis akan dirumuskan secara bertahap. Tahapannya dimulai dari kesadaran, refleksi, komitmen, perubahan, aksi, hingga pembiasaan agar kepedulian terhadap lingkungan mengakar menjadi budaya.

Yudi menjelaskan, gerakan ini diharapkan membantu sekolah membangun kesiapan sebelum masuk kategori Sekolah Adiwiyata. Tujuannya juga untuk mendorong peserta didik membawa kebiasaan menjaga lingkungan ke luar ruang kelas.

“Tujuannya untuk mencetak peserta didik yang mampu menjadi agen perubahan dalam pelestarian lingkungan, baik di sekolah, rumah, maupun di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Pemkot Tangerang berharap kerja sama lintas sektor dapat mendukung pelaksanaan gerakan tersebut, sehingga kebiasaan menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan tumbuh di sekolah serta meluas ke masyarakat.

Alur Baca Berita Menampilkan Semua Halaman (2 Bagian)
Mode Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Kopi Kompak dari Hutan Adat Lebak Bidik Kelas Platinum ARTIKEL BERIKUTNYA Orangutan Marconi Terpantau Bersama Anak Kedua di Cagar Alam Jantho
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu