Sumatera Barat Siapkan Rencana Lingkungan 30 Tahun, Susun Empat Skenario
PADANG, GARISBUMI.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyusun empat skenario masa depan lingkungan hidup sebagai dasar perencanaan perlindungan lingkungan selama 30 tahun ke depan. Penyusunan ini diarahkan agar pembangunan ekonomi memperhitungkan kemampuan lingkungan dan ketahanan wilayah terhadap perubahan iklim.
Empat alternatif tersebut meliputi skenario Moderat, Optimis, Pesimis, dan Transformatif. Pemprov Sumatera Barat memaparkannya dalam forum Penyusunan Skenario Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) di Padang, Kamis (8/10/2026), dengan pendampingan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
Forum ini menjadi bagian dari penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Provinsi Sumatera Barat yang akan ditetapkan melalui peraturan daerah.
Direktur Penyelenggaraan Sumber Daya Alam Berkelanjutan KLH/BPLH Hariani Samal mengatakan, RPPLH harus menjadi landasan pengambilan keputusan pembangunan daerah.
“RPPLH harus mampu menjembatani kondisi ekologis wilayah dengan arah kebijakan ekonomi, sehingga pertumbuhan yang dicapai tetap menjaga kelestarian fungsi lingkungan,” tutur Hariani.
Dokumen tersebut disiapkan sebagai pedoman perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup selama 30 tahun. Penyusunannya mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2025 tentang Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 27 Tahun 2025.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi