Orangutan Marconi Terpantau Bersama Anak Kedua di Cagar Alam Jantho
ACEH BESAR, GARISBUMI.com – Orangutan Marconi terpantau bersama anak keduanya di Cagar Alam Jantho, Aceh. Temuan ini menjadi catatan penting bagi upaya konservasi orangutan hasil rehabilitasi yang mampu bertahan hidup dan berkembang biak setelah kembali ke habitat alami.
Tim Post Release Monitoring (PRM) Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho menemukan Marconi saat melakukan pemantauan pada Jumat pagi, 2 Oktober 2026. Ketika itu, seekor orangutan dewasa bersama anaknya terlihat bergerak di atas pohon mendekati area kandang adaptasi.
Setelah melakukan pengamatan lebih dekat, tim memastikan orangutan dewasa tersebut adalah Marconi.
Anaknya diperkirakan berusia 2–3 tahun, berjenis kelamin jantan, dan memiliki kondisi fisik yang tampak sehat. Selama pengamatan, anak Marconi mulai aktif bergerak di atas pohon dan tidak selalu berada dalam pelukan induknya.
Meski mulai mengembangkan keterampilan bergerak secara mandiri, anak orangutan itu tetap berada dekat dengan Marconi.
Kembali Berkembang Biak Setelah Dilepasliarkan
Marconi menjalani rehabilitasi di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan SOCP Sibolangit, Sumatera Utara, sejak 2009 sebelum dilepasliarkan di Jantho pada 2011. Ia termasuk kelompok orangutan pertama yang dilepasliarkan sejak program reintroduksi di kawasan tersebut dimulai.
Pada 2017, Marconi telah terpantau memiliki anak pertamanya yang diberi nama Masen. Kini, setelah lebih dari satu dekade hidup di hutan Jantho, ia kembali terpantau bersama anak keduanya.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi