SINKRON Dikembangkan untuk Verifikasi Laporan dan Kesiapsiagaan Karhutla
Karena itu, uji coba diarahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan penyempurnaan mekanisme pelaporan dan verifikasi, meningkatkan kualitas data, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta meningkatkan kemampuan pengguna.
Menghubungkan laporan dengan pengawasan
Kepala Subdirektorat Pencegahan Kebakaran Hutan, M. Hariyanto, mengatakan SINKRON diharapkan dapat membantu pemeriksaan laporan pemegang izin dan menyediakan informasi pendukung penanganan karhutla yang lebih akurat.
“Hasilnya diharapkan mampu memperkuat pembinaan, pengawasan, evaluasi kepatuhan, serta penyusunan rekomendasi tindak lanjut sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi,” kata Hariyanto.
Ia juga menekankan manfaat sistem bagi pelaku usaha untuk memahami kesiapsiagaan mereka menghadapi kebakaran hutan.
“Melalui optimalisasi tata kelola SINKRON, diharapkan mitra usaha tidak hanya patuh dalam menyampaikan laporan administratif, tetapi juga mampu mengetahui tingkat kesiapsiagaannya dalam menghadapi kebakaran hutan,” ujarnya.
Dengan arah pengembangan tersebut, data pelaporan diharapkan semakin berguna untuk menilai kebutuhan pembinaan dan pengawasan. Namun, manfaat itu masih merupakan sasaran pengembangan yang perlu diuji dan dievaluasi.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi