TERKINI

Hotspot Karhutla Turun di 4 Provinsi, Kemenhut Siagakan 53 Armada Udara

Hotspot Karhutla Turun di 4 Provinsi, Kemenhut Siagakan 53 Armada Udara
Dok. Redaksi Garis Bumi
Foto liputan: Hotspot Karhutla Turun di 4 Provinsi, Kemenhut Siagakan 53 Armada Udara

JAKARTA – Titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan turun di empat dari enam provinsi prioritas pada Selasa, 8 September 2026. Meski demikian, Kementerian Kehutanan tetap menyiagakan 53 armada udara karena jumlah hotspot meningkat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Empat provinsi yang mencatat penurunan hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi adalah Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Riau, dan Jambi. Penurunan paling signifikan terjadi di Kalimantan Barat, dari 31 menjadi 12 titik.

Sumatera Selatan juga mengalami penurunan dari 88 menjadi 76 titik. Namun, provinsi tersebut masih mencatat jumlah hotspot tertinggi di antara enam wilayah prioritas pengendalian karhutla.

Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, jumlah hotspot high confidence secara nasional mencapai 397 titik pada 8 September 2026 pukul 21.10 WIB.

Angka tersebut meningkat tipis sebanyak 11 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 386 titik.

Berikut sebaran hotspot high confidence di enam provinsi prioritas:

• Sumatera Selatan: 76 titik

• Kalimantan Tengah: 63 titik

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 6
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3 4 5 6
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Depok Bangun RDF Plant Kapasitas 1.000 Ton, Kurangi Beban TPA Cipayung
EDISI TERBARU Naskah terbaru lainnya sedang dalam kurasi redaktur.
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
2 hari yang lalu
3 hari yang lalu
5 hari yang lalu