TERKINI

Sinjai Minta Data Risiko Sanitasi Jadi Dasar Penentuan Wilayah dan Anggaran

Sinjai Minta Data Risiko Sanitasi Jadi Dasar Penentuan Wilayah dan Anggaran
LINGKUNGAN
Humas Pemkab Sinjai
Suasana konsultasi publik studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Kabupaten Sinjai di Kantor Bupati Sinjai, Kamis (29/10/2026

Kajian tersebut mencakup pengelolaan air limbah domestik, sampah rumah tangga, kondisi sumber air, serta perilaku higiene dan sanitasi. Hasilnya menjadi dasar penyusunan prioritas program kesehatan lingkungan dan langkah pencegahan penyakit sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam konsultasi publik, Kahar mengajak peserta mencermati hasil studi dan memberikan masukan untuk merumuskan rekomendasi perbaikan sanitasi yang terukur.

Andi meminta perangkat daerah dan puskesmas mengintegrasikan hasil EHRA dengan data kesehatan di desa dan kelurahan. Data yang dimaksud mencakup persoalan stunting, gizi buruk, tuberkulosis atau TBC, kusta, dan penyakit lainnya.

Wilayah yang memiliki risiko sanitasi tinggi sekaligus beban masalah kesehatan besar, menurut Andi, perlu diverifikasi sebelum dipertimbangkan sebagai lokasi intervensi terpadu. Penggabungan data itu diarahkan untuk memperoleh gambaran kondisi masyarakat yang lebih menyeluruh.

Kualitas air perlu diperiksa di laboratorium

Andi juga menekankan perlunya pengujian kualitas air bersih dengan melibatkan petugas puskesmas dan laboratorium kesehatan Dinas Kesehatan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta perangkat daerah terkait diminta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas untuk meminimalkan risiko kesehatan lingkungan.

Siaran Pers Resmi Humas Pemkab Sinjai

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Sisa Makanan Dominasi Sampah Tangerang, Pengurangan Dimulai dari Dapur ARTIKEL BERIKUTNYA Surabaya Libatkan Pelajar Bersihkan Pantai Kenjeran, Perluas Edukasi Lingkungan
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
2 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu