Rumah Maggot Kemanggisan Olah 40–60 Kg Sampah Dapur Warga per Hari
JAKARTA, GARISBUMI.com – Sampah organik rumah tangga di Kemanggisan, Jakarta Barat, dimanfaatkan sebagai pakan maggot melalui fasilitas pengolahan di lingkungan permukiman. Rumah maggot di Jalan Kemanggisan Ilir II, RT 006/RW 006, itu disebut mampu mengolah sekitar 40–60 kilogram sampah organik setiap hari.
Lurah Kemanggisan, TB Rafiudin, mengatakan fasilitas tersebut baru beroperasi sekitar dua pekan. Warga dapat membawa sampah organik rumah tangga ke lokasi untuk dijadikan pakan maggot.
Pengolahan ini menjadi salah satu langkah Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, dalam menjalankan gerakan pemilahan sampah sesuai Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026.
Sampah rumah tangga menjadi pakan
Menurut Rafiudin, rumah maggot membuka jalur pengolahan bagi sampah organik yang telah dipisahkan warga. Material tersebut dimanfaatkan sebagai pakan dalam kegiatan budi daya.
Ia menyebut kemampuan pengolahan harian fasilitas itu berada pada kisaran 40–60 kilogram. Angka tersebut merupakan keterangan pihak kelurahan, sementara rincian pencatatan berat sampah harian belum disertakan dalam informasi yang dipublikasikan Pemkot Jakarta Barat.
Rafiudin juga mengatakan rumah maggot tersebut mampu mengurangi sampah organik sekitar 20 persen. Namun, keterangan yang tersedia belum menjelaskan dasar penghitungan, periode pengukuran, maupun cakupan wilayah angka pengurangan tersebut.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi