Sampah Penyumbat Saluran di Pluit Diangkat untuk Antisipasi Genangan
JAKARTA, GARISBUMI.com – Sampah organik dan anorganik yang menyumbat saluran air di depan Kantor Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, dibersihkan pada Jumat (6/11/2026). Pemeliharaan rutin ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air dan mengantisipasi genangan yang dapat mengganggu mobilitas warga.
Berdasarkan keterangan Pemkot Jakarta Utara, tim lapangan PHB MKP mengangkat sampah dari saluran, kemudian mengangkutnya ke tempat pembuangan akhir agar tidak kembali masuk ke aliran air.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Pluit, M. Syamsu, mengawasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Pengawasan dilakukan untuk memastikan titik saluran yang mengalami penumpukan sampah tertangani.
Pemeliharaan berkala untuk menjaga aliran
Dalam arahannya, Syamsu menekankan pentingnya membersihkan saluran secara berkala. Penumpukan sampah perlu ditangani agar tidak menghambat aliran dan memicu genangan di sekitar kantor kelurahan.
Pembersihan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan infrastruktur lingkungan. Sampah yang berada di dalam saluran diangkat, sementara material yang telah terkumpul segera dipindahkan dari lokasi.
Meski ditujukan untuk mengantisipasi genangan, keterangan Pemkot Jakarta Utara belum menyebut panjang saluran yang dibersihkan, jumlah sampah yang diangkut, maupun hasil pemeriksaan aliran setelah pekerjaan selesai. Karena itu, kegiatan ini belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa risiko genangan di kawasan Pluit secara keseluruhan telah teratasi.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi