Sampah Pantai Padang Galak Dipilah, Penanganan Lanjutan Jadi Kunci
DENPASAR, GARISBUMI.com – Sampah plastik, ranting kayu, dan sampah anorganik dikumpulkan dalam aksi bersih pantai oleh pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Denpasar di kawasan Pantai Lomba Layang-layang, Padang Galak. Sampah yang dipungut kemudian dipisahkan berdasarkan jenis organik dan anorganik untuk memudahkan penanganan berikutnya.
Kegiatan bertajuk Jumat Bersih itu menggabungkan pembersihan pesisir dengan pemilahan sampah. Berdasarkan keterangan Pemkot Denpasar, sampah yang telah dipilah dimasukkan ke dalam kantong yang disiapkan untuk memudahkan pembuangan atau proses daur ulang selanjutnya.
Namun, pemilahan tersebut belum dapat diartikan bahwa seluruh sampah yang terkumpul telah didaur ulang. Keterangan yang tersedia tidak merinci jumlah sampah, lokasi pengangkutan, maupun pihak yang akan mengolahnya.
Kebersihan kawasan wisata dan budaya
Pantai Padang Galak dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan festival layang-layang. Kawasan ini memiliki fungsi wisata sekaligus ruang kegiatan budaya, sehingga kebersihannya berkaitan langsung dengan kenyamanan masyarakat dan pengunjung.
Dalam kegiatan tersebut, pegawai DPK menyusuri bibir pantai untuk mengumpulkan sampah yang berserakan. Pemisahan sampah organik dan anorganik dilakukan sejak tahap pengumpulan agar keduanya tidak tercampur dalam satu wadah.
Pemkot Denpasar menyebut aksi gotong royong ini diharapkan mendorong pengunjung menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi