TERKINI

RDF Indah Kiat Serang Diklaim Terbesar di Asia Tenggara, Kapasitas 8.100 Ton per Hari

RDF Indah Kiat Serang Diklaim Terbesar di Asia Tenggara, Kapasitas 8.100 Ton per Hari
ENERGI
Dok. Radar Banten
Wakli Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq berdialog saat melakukan kunjungan ke IKPP Serang

Industri Kertas Masih Bergantung pada Bahan Baku Impor

Hanif mengatakan, sampah kertas di Indonesia memiliki potensi ekonomi besar, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.

Indonesia memiliki sekitar 113 industri kertas dengan kebutuhan bahan baku mencapai 14 juta ton per tahun. Sekitar 7 juta ton kebutuhan tersebut dipenuhi dari virgin pulp yang berasal dari hutan tanaman industri, sedangkan sisanya mengandalkan kertas bekas.

Namun, menurut Hanif, sekitar 60 hingga 70 persen persen persen kebutuhan kertas bekas tersebut masih dipenuhi melalui impor.

“Padahal, kita memiliki potensi sampah kertas dan plastik yang cukup berlimpah,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah dan perusahaan, termasuk Indah Kiat, membangun sistem pengumpulan dan pemilahan sampah agar kertas bekas serta plastik dari dalam negeri dapat diserap sebagai bahan baku industri.

RDF Tahap Ketiga Mulai Beroperasi

Direktur IKPP Serang Heppy Moiras mengatakan, fasilitas RDF yang ditinjau Hanif merupakan unit tahap ketiga dengan kapasitas lebih besar dibandingkan fasilitas sebelumnya.

Unit tersebut telah beroperasi secara bertahap dan saat ini mampu menyerap sekitar 6.000 ton sampah per hari.

Alur Baca Berita Halaman 3 dari 5
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3 4 5
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA 45 Ribu Mangrove Pulihkan 25 Hektare Pesisir Pulau Cangkir ARTIKEL BERIKUTNYA 11 Pelajar Nusantara Belajar Energi Bersih di PLTA Bengkok Bandung
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik ENERGI
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu