Purworejo Perkuat 12 Bank Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah
Ia juga meminta penerima hibah merawat peralatan, menggunakan sesuai fungsi, dan memperhatikan kapasitas angkut agar bantuan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Keterangan Pemkab Purworejo belum merinci pembagian peralatan kepada setiap bank sampah, jumlah rumah tangga yang dilayani, maupun volume sampah yang ditargetkan dapat dikelola. Dengan demikian, dampak bantuan terhadap pengelolaan sampah masih perlu dilihat dari pemanfaatannya di lapangan.
Penilaian Adipura menjadi momentum berbenah
Penyaluran bantuan berlangsung menjelang penilaian Adipura yang, menurut Yuli, akan dihadapi Kabupaten Purworejo pada November 2026.
Ia meminta momentum tersebut digunakan untuk memperkuat kerja sama dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Jadikan momentum penilaian Adipura ini sebagai penyemangat untuk terus berbenah dan memperkuat kerja sama dalam mewujudkan Kabupaten Purworejo yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.
Bagi warga, penguatan bank sampah berkaitan dengan keberlanjutan pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggal. Dukungan sarana dan ajakan memilah dari rumah menjadi bagian dari upaya tersebut, sementara hasilnya perlu ditunjukkan melalui kegiatan pengelolaan yang berjalan rutin.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi