Indonesia Dorong Pendanaan Perairan Berbasis Dampak bagi Alam dan Warga
Pemulihan Ekosistem Perlu Hasil Terukur
Sejalan dengan usulan pembiayaan tersebut, Indonesia mengajukan empat prioritas pengelolaan ekosistem perairan global.
Pertama, mencegah pencemaran sejak dari sumbernya. Upaya ini mencakup penanganan pencemaran dari kawasan perkotaan, industri, dan aliran sungai sebelum mencapai pesisir serta laut.
Kedua, mengarahkan restorasi ekosistem pada hasil yang terukur. Penilaian pemulihan didorong melampaui target luas kawasan yang ditangani, dengan turut memperhatikan kesehatan ekosistem dan peningkatan ketahanan masyarakat.
Ketiga, memperkuat kerja sama lintas batas melalui pembangunan kepercayaan, pertukaran data, dan pengelolaan bersama dengan tetap menghormati kedaulatan setiap negara.
Keempat, melibatkan masyarakat serta memadukan ilmu pengetahuan modern dengan kearifan lokal. Jumhur menyebut filosofi sistem irigasi Subak di Bali sebagai salah satu rujukan pendekatan tersebut.
Keempat prioritas itu menghubungkan pencegahan pencemaran, pemulihan ekosistem, kerja sama antarnegara, dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan perairan.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi