Lebih dari 15 Ton Sampah Diangkat dari Kalimati, Terkontaminasi dan Tak Bisa Didaur Ulang
Mohammad Razak Cahyono, nelayan setempat, mengatakan kondisi perairan yang dipenuhi sampah menyulitkan aktivitas mencari ikan.
“Meskipun sedang musim ikan, hasil tangkapan menjadi susah didapat karena ikan enggan mendekat ke perairan yang penuh sampah. Kami sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan saat ini,” kata Razak.
Pernyataan tersebut merupakan pengalaman dan penilaian Razak. Keterangan Pemkab Banyuwangi belum menyertakan data perubahan hasil tangkapan maupun kajian mengenai pengaruh sampah terhadap keberadaan ikan di lokasi itu.
Pembersihan Muara dan Pencegahan Sampah Berulang
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, yang meninjau lokasi pada Rabu (28/10/2026), meminta penanganan dilanjutkan hingga muara. Menurutnya, sampah di kawasan tersebut perlu diangkat agar tidak kembali terbawa arus pasang ke aliran sungai.
Pemkab Banyuwangi bersama Pemprov Jawa Timur telah menyiapkan ekskavator untuk membantu pekerjaan tersebut.
“Harus kita lakukan sampai ke muara. Kita siapkan alat berat agar pengangkatan sampah bisa dilakukan lebih optimal,” ujar Ipuk.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi