Jateng Kumpulkan 31 Ribu Liter Jelantah, Siapkan Setor Minyak Bekas lewat ATM Biodrop
SEMARANG, GARISBUMI.com โ Sebanyak 31.032,44 liter minyak jelantah terkumpul melalui gerakan yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) di Jawa Tengah. Untuk memperluas pengumpulan ke masyarakat, disiapkan mesin ATM biodrop yang memungkinkan warga menyetorkan minyak bekas dan menerima uang melalui rekening.
Gerakan yang melibatkan 60.680 pegawai tersebut menghubungkan pengelolaan limbah rumah tangga dengan insentif ekonomi. Namun, keterangan Pemprov Jawa Tengah belum merinci lokasi mesin, jadwal layanan, maupun nilai pembayaran minyak jelantah yang disetorkan.
Ketua Tim Pembina Posyandu Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan pengumpulan jelantah melibatkan 35 kabupaten/kota. Perluasan program dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
Melalui kolaborasi tersebut, layanan ATM biodrop diharapkan memudahkan warga menyerahkan minyak jelantah sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari limbah rumah tangga.
Pengumpulan jelantah dikaitkan dengan kesehatan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan pengumpulan jelantah juga diarahkan untuk mendorong masyarakat meninggalkan kebiasaan mengonsumsi minyak yang telah digunakan berulang kali.
โProgram pengumpulan minyak jelantah ini tidak hanya berbicara tentang lingkungan atau sampah, tetapi juga kesehatan. Bagaimana masyarakat kita tidak mengonsumsi minyak yang sudah berkali-kali digunakan, sehingga (masyarakat menjadi) lebih sehat,โ ujarnya, sebagaimana dikutip dalam keterangan Humas Pemprov Jawa Tengah.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi