Hotspot Nasional Naik 89 Persen, Api di Gambut Kalteng Belum Tuntas Padam
Khusus Papua Selatan, menurut keterangan tersebut, status tanggap darurat karhutla berlaku hingga 28 November 2026.
Dukungan operasi udara tetap berjalan bersama penanganan darat. Manggala Agni dan unsur terkait melanjutkan patroli, pengecekan titik panas, pemadaman langsung, pembasahan, penyisiran bara, serta pendinginan sesuai kondisi masing-masing lokasi.
Laporan dari Kalimantan Tengah memperlihatkan bahwa pekerjaan belum berakhir ketika angka hotspot turun. Kepastian bahwa api dan sisa bara telah padam tetap menjadi bagian penting penanganan, bersama pemantauan kualitas udara dan perlindungan masyarakat dari dampak karhutla.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi