TERKINI

Bekasi Benahi TPST Kertamukti untuk Kurangi Sampah ke TPA

Bekasi Benahi TPST Kertamukti untuk Kurangi Sampah ke TPA
EKONOMI HIJAU
Diskominfo Kabupaten Bekasi
Jajaran Pemkab Bekasi bersama perwakilan World Bank dan Kementerian PU membahas rehabilitasi dan optimalisasi TPST Kertamukti di Cikarang Pusat, Rabu (21/10/2026)

CIKARANG, GARISBUMI.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan rehabilitasi dan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kertamukti untuk memperkuat pengolahan sampah dan mengurangi volume yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Pembenahan tersebut mencakup kesiapan pengelola, tenaga kerja, pembiayaan, dan pemeliharaan peralatan. Aspek-aspek itu menjadi perhatian agar fasilitas dapat beroperasi secara berkelanjutan.

Rencana optimalisasi dibahas bersama World Bank dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (21/10/2026), dalam evaluasi program Indonesia Solid Waste Management Project (ISWMP).

“Pemkab Bekasi berkomitmen mendukung optimalisasi TPST Kertamukti agar dapat beroperasi secara aman, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja.

Menurut Asep, ketersediaan infrastruktur perlu ditopang kelembagaan dan tata kelola yang baik. Tanpa kesiapan sumber daya manusia, biaya operasional, serta pemeliharaan, fasilitas pengolahan sampah sulit berfungsi optimal.

Ia meminta perangkat daerah terkait mengidentifikasi kendala pelaksanaan program ISWMP dan menetapkan tindak lanjut dengan target penyelesaian yang jelas.

“Perkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan tim pendamping, serta pastikan setiap permasalahan ditindaklanjuti secara konkret dengan target penyelesaian yang jelas,” tegasnya.

Selain membenahi TPST Kertamukti, Pemkab Bekasi mendorong pengembangan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Kedua upaya tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara terintegrasi untuk mengurangi sampah yang berakhir di TPA sekaligus meningkatkan manfaat pengolahannya.

Namun, keterangan yang disampaikan belum merinci kapasitas pengolahan TPST setelah rehabilitasi, kebutuhan anggaran, maupun jadwal penyelesaian pembenahan. Target pengurangan sampah ke TPA juga belum disebutkan.

Asep berharap pembahasan bersama pemerintah pusat dan World Bank menghasilkan langkah prioritas serta pembagian tanggung jawab yang terukur.

“Pastinya saya berharap pertemuan ini akan menghasilkan suatu kesepakatan mengenai langkah-langkah prioritas dan pembagian tanggung jawab yang terukur,” katanya.

Siaran Pers Resmi Diskominfo Kabupaten Bekasi

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Menampilkan Semua Halaman (2 Bagian)
Mode Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Menjaga Air dari Hulu ke Laut, Warga Perlu Dilibatkan Sejak Perencanaan ARTIKEL BERIKUTNYA Cegah Saluran Tersumbat Saat Hujan, Grobogan Angkut Sampah di Avur Kuripan
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik EKONOMI HIJAU
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
3 minggu yang lalu