Bantul Jadi Percontohan Laut Bebas Sampah, Pencegahan Dimulai dari Darat
BANTUL, GARISBUMI.com – Kabupaten Bantul akan dijadikan percontohan gerakan Laut Sehat Bebas Sampah (Sebasah). Pengelolaan sampah dari sumber menjadi perhatian utama agar sampah rumah tangga dan aktivitas di daratan tidak terbawa sungai hingga mencemari laut.
Gerakan tersebut diperkenalkan melalui deklarasi, aksi bersih pantai, penanaman cemara laut, serta sosialisasi pengelolaan sampah di Pantai Pandansimo, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan berlangsung di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai pukul 06.30 WIB, bertepatan dengan HUT ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Sekretaris Daerah Bantul Agus Budiraharja menekankan bahwa kebersihan laut berkaitan dengan cara masyarakat menangani sampah sebelum masuk ke saluran air.
“Pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah sampah terbawa aliran sungai hingga bermuara ke laut,” kata Agus.
Menurutnya, perubahan perilaku perlu disertai fasilitas pengelolaan sampah dan konsistensi seluruh pihak agar gerakan tersebut berkelanjutan.
Masyarakat diajak memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta membuang sampah di tempat yang disediakan. Langkah itu perlu dilanjutkan dalam keseharian, mulai dari rumah tangga hingga kawasan wisata.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi