TERKINI

Warga Metro Timur Keluhkan Banjir dan Sampah, Pohon Tua Jadi Kekhawatiran

Warga Metro Timur Keluhkan Banjir dan Sampah, Pohon Tua Jadi Kekhawatiran
LINGKUNGAN
Pemkot Metro
Warga dan jajaran Pemerintah Kota Metro meninjau saluran air saat kegiatan gotong royong di Kecamatan Metro Timur, Minggu (8/11/2026

Keterangan Pemkot Metro belum merinci bentuk bantuan yang disiapkan maupun hasil pemeriksaan kondisi pohon. Kekhawatiran mengenai potensi pohon tumbang dalam laporan tersebut berasal dari penjelasan warga.

Keluhan banjir dan sampah perlu tindak lanjut

Selain persoalan pohon, warga menyampaikan keluhan mengenai genangan, banjir, dan pengelolaan sampah lingkungan. Bambang mengatakan kunjungan lapangan diperlukan agar pemerintah memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Pemerintah tidak boleh hanya mengetahui persoalan dari laporan. Kita harus turun langsung, melihat kondisi di lapangan, mendengarkan masyarakat, sehingga apa yang menjadi kebutuhan warga dapat kita pahami dengan baik dan dicarikan solusinya,” ujarnya.

Menurut Bambang, persoalan yang ditemukan akan dibahas bersama OPD terkait agar penanganannya berlanjut setelah kegiatan gotong royong.

Namun, keterangan yang dipublikasikan Pemkot Metro belum menjelaskan titik genangan dan banjir secara terperinci, penyebabnya, maupun bentuk persoalan pengelolaan sampah yang dikeluhkan warga. Jadwal penanganan dan pembagian tanggung jawab antarinstansi juga belum disebutkan.

Informasi tersebut diperlukan untuk mengetahui langkah yang akan diambil serta menilai perkembangannya. Keluhan banjir dan sampah dalam kegiatan ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa keduanya memiliki hubungan sebab-akibat di lokasi yang dikunjungi.

Siaran Pers Resmi Pemerintah Kota Metro

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Kekeringan Berdampak pada 5.574 Warga Banggai Kepulauan, Api di Luwu Belum Padam
EDISI TERBARU Naskah terbaru lainnya sedang dalam kurasi redaktur.
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
2 bulan yang lalu
2 bulan yang lalu
2 bulan yang lalu