TERKINI

Waqf Run 2026 Alokasikan Rp50.000 per Peserta untuk Pelestarian Hutan

Waqf Run 2026 Alokasikan Rp50.000 per Peserta untuk Pelestarian Hutan
EKONOMI HIJAU
BWI
Perwakilan BWI memberikan keterangan dalam peluncuran Road to Wakaf Run 2026 di Jakarta, Minggu (8/11/2026

JAKARTA, GARISBUMI.com – Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyiapkan skema penggalangan wakaf untuk pelestarian hutan melalui Waqf Run 2026. Dari biaya pendaftaran sebesar Rp300.000 per peserta, Rp50.000 dialokasikan untuk program Wakaf Hijau.

Kegiatan bertema “Berlari, Berwakaf, dan Peduli Hutan Kita” itu dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 November 2026, di Plaza Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Panitia membatasi kuota hingga 1.500 peserta.

Jika seluruh kuota terisi dengan alokasi yang sama, dana Wakaf Hijau dari pendaftaran berpotensi mencapai Rp75 juta. Angka tersebut merupakan perhitungan berdasarkan kuota dan alokasi per peserta, bukan dana yang telah terkumpul.

Dana direncanakan untuk pemeliharaan hutan

Ketua Panitia Waqf Run sekaligus Komisioner BWI, Wahyu Muryadi, mengatakan kegiatan tahun ini memusatkan kontribusinya pada isu lingkungan melalui program The Green Wakaf atau Wakaf Hijau.

“Dari biaya pendaftaran peserta sebesar Rp300.000, sudah termasuk dana Rp50.000 yang disisihkan langsung untuk alokasi Wakaf Hijau,” kata Wahyu saat peluncuran rangkaian Road to Wakaf Run 2026 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Minggu (8/11/2026), sebagaimana dikutip dari keterangan BWI.

Menurut Wahyu, dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Yayasan Mosaic atau Muslims for Shared Action on Climate Impact. Ia menyebut program tersebut berfokus pada pemeliharaan dan pelestarian wilayah hutan yang telah dipetakan secara khusus.

Siaran Pers Resmi Badan Wakaf Indonesia

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Laut Menopang Kehidupan Wakatobi, Pariwisata Perlu Menjaga Ekosistem ARTIKEL BERIKUTNYA Festival Pantai Nambo 2026 Buka Ruang Seni dan Ekonomi Kreatif di Pesisir Kendari
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik EKONOMI HIJAU
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu