TERKINI

Laut Menopang Kehidupan Wakatobi, Pariwisata Perlu Menjaga Ekosistem

Laut Menopang Kehidupan Wakatobi, Pariwisata Perlu Menjaga Ekosistem
KONSERVASI
Humas BRIN
Suasana pemaparan dalam seminar cagar biosfer kepulauan dan laut di Wakatobi

WAKATOBI, GARISBUMI.com – Kelestarian ekosistem laut menjadi bagian penting dari masa depan masyarakat Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Laut menopang penghidupan warga sekaligus menjadi bagian dari identitas dan kebudayaan yang diwariskan antargenerasi.

Bupati Wakatobi, Haliana, menekankan hubungan tersebut dalam keterangan yang disampaikan Humas Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Menurutnya, pembangunan wilayah kepulauan perlu memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam yang menjadi tumpuan kehidupan masyarakat.

“Bagi masyarakat Wakatobi, laut bukan sekadar tempat mencari nafkah. Laut adalah identitas, budaya, dan bagian dari kehidupan kami. Karena itu, menjaga ekosistem laut berarti juga menjaga keberlanjutan kehidupan dan masa depan masyarakat Wakatobi,” ujar Haliana.

Pariwisata bergantung pada kelestarian laut

Haliana menyebut Wakatobi termasuk dalam 10 destinasi pariwisata prioritas Indonesia. Posisi tersebut membuka peluang pengembangan wisata bahari untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, ia menekankan perlunya keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan. Potensi ekonomi kawasan diharapkan dapat dimanfaatkan melalui kegiatan yang tetap menjaga sumber daya alam.

Dalam konteks ini, perlindungan ekosistem laut berkaitan langsung dengan keberlanjutan penghidupan warga dan daya tarik wisata bahari Wakatobi. Pengembangan pariwisata perlu mempertimbangkan kedua kepentingan tersebut dalam pengelolaan kawasan.

Siaran Pers Resmi Humas BRIN

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 2
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Banjarbaru Salurkan 600 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Asap yang Terindikasi ISPA ARTIKEL BERIKUTNYA Waqf Run 2026 Alokasikan Rp50.000 per Peserta untuk Pelestarian Hutan
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik KONSERVASI
2 minggu yang lalu
4 minggu yang lalu
1 bulan yang lalu