Tata Ruang Rasanae Barat Disusun, Daya Dukung Lingkungan Jadi Perhatian
GARISBUMI.com – BIMA, GARISBUMI.com | Keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan daya dukung lingkungan menjadi perhatian dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan Rasanae Barat, Kota Bima. Proses tersebut memasuki konsultasi publik awal untuk menghimpun masukan terhadap dokumen perencanaan wilayah.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan Konsultasi Publik I RDTR serta diskusi kelompok terarah pertama Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RDTR Rasanae Barat di Marina Inn Hotel, Senin (2/11/2026).
Berdasarkan keterangan Diskominfotik Kota Bima, forum itu melibatkan sejumlah pemangku kepentingan terkait. Pemerintah Kota Bima diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia, Suharni.
Mempertemukan kebutuhan ruang dan lingkungan
Penyusunan RDTR Rasanae Barat diharapkan memperhatikan pemanfaatan ruang, keberlanjutan lingkungan hidup, serta keseimbangan antara pembangunan dan daya dukung lingkungan.
Bagi masyarakat, arah pembahasan tersebut penting karena menyangkut bagaimana ruang wilayah akan dimanfaatkan dan bagaimana pertimbangan lingkungan ditempatkan dalam perencanaannya.
Konsultasi publik menjadi wadah untuk menghimpun masukan, saran, dan pandangan guna menyempurnakan substansi RDTR serta KLHS. Kedua dokumen tersebut masih berada dalam proses penyusunan.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi