Pengerukan Kali Mampang dan Krukut Masih Sisakan 157 Ribu Meter Kubik Sedimen
Dengan demikian, sebagian besar sisa volume pengerukan yang dilaporkan berada di Kali Krukut. Keterangan tersebut belum mencantumkan tenggat penyelesaian maupun kapasitas pengerukan harian.
Pekerjaan diarahkan untuk memperlancar aliran menuju Kanal Banjir Barat dan mengurangi potensi banjir di kawasan Mampang Prapatan, Pasar Minggu, serta Pancoran.
Menurut Pramono, Mampang dan sekitarnya rentan banjir karena kondisi geografis berupa cekungan. Ia menyebut hujan sekitar 100 milimeter per hari dapat memicu genangan dan banjir di sejumlah titik.
Turap dipelihara, aliran sungai dibenahi
Selain pengerukan, Pemprov DKI Jakarta melakukan pemeliharaan turap di Kali Mampang–Jalan Poncol Jaya sepanjang 300 meter dan Kali Krukut–Kompleks Canadiyanti sepanjang 241,7 meter.
“Targetnya bukan sekadar memperbaiki satu titik, tetapi memperkuat sistem pengendalian banjir kawasan. Pemeliharaan turap dan pengerukan harus dilakukan berkelanjutan agar aliran dari Kali Mampang menuju Kali Krukut dan Kanal Banjir Barat lebih lancar, terutama menghadapi musim hujan,” ujar Pramono.
Pemprov juga menyatakan pembenahan berlangsung di sungai lain, termasuk Ciliwung, Cakung Lama, dan Angke, serta saluran air di berbagai wilayah Jakarta.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi