PB Sudirman Lumajang Disiapkan dengan Sampah Pilah, Pemeliharaan Jadi Kunci
Sementara itu, kursi taman disiapkan untuk menunjang masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut. Penambahan pot bunga dan tanaman diharapkan memperkuat unsur penghijauan, sedangkan lampu hias ditujukan untuk mendukung pencahayaan dekoratif dan karakter visual jalan.
Perawatan menentukan manfaat jangka panjang
Menurut Agus, penataan fasilitas perlu diikuti pengelolaan dan pemeliharaan secara berkelanjutan. DLH menyiapkan pengelolaan fasilitas serta tanaman melalui program penataan ruang terbuka hijau (RTH).
Perawatan menjadi bagian penting agar fasilitas yang disediakan tetap dapat digunakan dan tanaman tetap terpelihara. Dengan demikian, perhatian terhadap kawasan PB Sudirman perlu berlanjut setelah pemasangan sarana selesai.
Agus juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas bersama.
“Harapannya, masyarakat ikut menjaga fasilitas yang sudah disediakan agar tetap bersih, terawat, dan bisa dimanfaatkan bersama,” ujarnya.
Rencana penataan ini membuka kesempatan untuk menghadirkan PB Sudirman sebagai ruang publik yang lebih nyaman. Pelaksanaannya perlu diikuti pemeliharaan fasilitas, perawatan tanaman, dan kejelasan penanganan sampah agar manfaat lingkungan yang diharapkan dapat dinilai.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi