Banjarbaru Salurkan 600 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Asap yang Terindikasi ISPA
BANJARBARU, GARISBUMI.com – Pemerintah Kota Banjarbaru menyalurkan 600 paket sembako bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan sasaran warga yang terindikasi mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) terkait paparan asap.
Penyaluran dilakukan dalam dua tahap melalui kolaborasi Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan puskesmas se-Kota Banjarbaru. Bantuan kebutuhan pokok ini menjadi bagian dari dukungan bagi warga yang menghadapi dampak karhutla.
Paket sembako tersebut termasuk dalam alokasi Bantuan Presiden senilai total Rp663.071.000 yang dikelola Dinas Sosial Kota Banjarbaru. Selain sembako, anggaran itu digunakan untuk mendukung dapur umum lapangan dan operasional petugas.
Warga terindikasi ISPA menjadi sasaran bantuan
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Banjarbaru, Suhasmin Alfisyah, mengatakan penentuan sasaran bantuan dilakukan bersama sektor kesehatan.
“Sembakonya itu diperuntukkannya untuk warga yang terdampak. Sebenarnya kalau terdampak, keseluruhan kan kita ini terdampak semua, cuman kami ambillah yang terindikasi ISPA karena asap. Nah jadinya kerja sama kolaborasi sama Dinkes,” ujar Suhasmin dalam wawancara dengan Tim Media Center Banjarbaru di Dinas Sosial, Selasa (3/11/2026).
Keterangan tersebut menunjukkan bahwa bantuan diprioritaskan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan di tengah paparan asap. Namun, jumlah 600 paket sembako tidak dapat langsung diartikan sebagai jumlah pasien ataupun keluarga penerima karena rincian pembagian per penerima tidak disebutkan.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi