TERKINI

Kemenhut Perkuat Integritas Kredit Karbon Sektor Kehutanan

Kemenhut Perkuat Integritas Kredit Karbon Sektor Kehutanan
EKONOMI HIJAU
dok Kementerian Kehutanan
Lokakarya Peningkatan Pemahaman Core Carbon Principles (CCPs) di Balikpapan, Kalimantan Timur, 1–2 September 2026.

Tuti mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan nota kesepahaman yang ditandatangani Kementerian Kehutanan dan ICVCM pada November 2025.

Kerja sama itu berfokus pada peningkatan kapasitas, kesadaran pemangku kepentingan, dan pengembangan kegiatan kolaboratif untuk mendukung pasar karbon sukarela dengan integritas tinggi.

Peserta memperoleh materi mengenai Core Carbon Principles, termasuk metodologi penghitungan karbon, pengukuran, pelaporan, verifikasi, pengelolaan risiko, serta prinsip untuk memastikan kualitas kredit karbon.

Standar tersebut diperlukan agar pengurangan atau penyerapan emisi dapat diukur, diverifikasi, dan tidak dihitung lebih dari satu kali.

Kementerian Kehutanan menilai sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya memiliki posisi strategis dalam mitigasi perubahan iklim. Pasar karbon diharapkan menjadi sumber pembiayaan pengelolaan hutan sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat.

Lokakarya di Balikpapan merupakan kegiatan pertama dari rangkaian peningkatan kapasitas pasar karbon yang direncanakan pemerintah.

Berita ini disusun berdasarkan Siaran Pers Kementerian Kehutanan Nomor SP.480/HKLN/09/2026.

Sumber:
Kementerian Kehutanan, 2 September 2026⁠

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 2
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA El Niño Memuncak, September Jadi Ujian Terberat Pengendalian Karhutla ARTIKEL BERIKUTNYA Ancaman Karhutla Tinggi, Sembilan Kawasan Pendakian Ditutup
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik EKONOMI HIJAU
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
2 minggu yang lalu