TERKINI

Jaga Integritas Pasar Karbon, Kemenhut Siapkan SDM Profesional dan Green Jobs

Jaga Integritas Pasar Karbon, Kemenhut Siapkan SDM Profesional dan Green Jobs
Kementerian Kehutanan
Kementerian Kehutanan menggelar lokakarya penguatan kapasitas pasar karbon berbasis Nature-based Solutions di Surabaya, 4 September 2026.

SURABAYA – Kementerian Kehutanan mendorong penyusunan kerangka kompetensi karbon, peningkatan keterampilan, dan pengembangan sertifikasi profesi untuk memperkuat integritas pasar karbon kehutanan Indonesia.

Langkah tersebut dinilai penting karena kredibilitas perdagangan karbon tidak hanya bergantung pada regulasi. Kualitas sumber daya manusia yang mengelola data, mengukur emisi, memverifikasi proyek, dan menjalankan mekanisme perdagangan juga menjadi faktor penentu.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan Indra Exploitasia mengatakan, pasar karbon tidak boleh hanya dipandang sebagai mekanisme perdagangan.

Menurutnya, pasar karbon harus menjadi instrumen untuk memastikan pengurangan emisi berlangsung secara nyata, terukur, dan dapat diverifikasi. Pelaksanaannya juga harus memberikan manfaat kepada masyarakat, menjaga kelestarian hutan, dan mendukung pencapaian target iklim Indonesia.

Transformasi tersebut membutuhkan perubahan cara pandang terhadap sumber daya manusia, dari sekadar tenaga kerja menjadi aset utama dalam membangun ekosistem pasar karbon yang berintegritas.

“Karena itu, pengembangan pasar karbon perlu diikuti dengan pembangunan carbon competency framework, program upskilling dan reskilling, serta pengembangan sertifikasi profesi yang relevan,” kata Indra dalam lokakarya penguatan kapasitas pasar karbon berbasis Nature-based Solutions di Surabaya, Jumat, 4 September 2026.

Indra menjelaskan, green jobs atau pekerjaan hijau di sektor kehutanan tidak hanya berarti menciptakan jenis pekerjaan baru. Pekerjaan yang sudah ada juga perlu ditransformasikan dengan kompetensi baru agar mampu mengikuti kebutuhan ekonomi hijau dan perkembangan pasar karbon.

Alur Baca Berita Halaman 1 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Kamera Trap Rekam Dua Tapir di Mesuji, Perlindungan Habitat Diperkuat ARTIKEL BERIKUTNYA Bappenas: Transformasi Hijau Harus Jadi Aksi Nyata, 5,3 Juta Pekerja Dibutuhkan pada 2029
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik EKONOMI HIJAU
1 jam yang lalu
2 hari yang lalu
4 hari yang lalu