Kamera Trap Rekam Dua Tapir di Mesuji, Perlindungan Habitat Diperkuat
MESUJI – Dua tapir terekam berjalan bersamaan di areal bernilai konservasi tinggi atau High Conservation Value (HCV) PT Silva Inhutani Lampung, Kabupaten Mesuji. Temuan ini menjadi indikasi penting bahwa kawasan tersebut masih berfungsi sebagai habitat dan jalur pergerakan satwa liar.
Rekaman diperoleh dari kamera jebak SIL2 yang dipasang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung. Kamera tersebut merekam dua tapir pada 5 Agustus 2026 pukul 00.00.48 WIB.
Empat hari kemudian, tepatnya 9 Agustus 2026 pukul 21.18.49 WIB, kamera yang sama kembali merekam seekor tapir. BKSDA masih melakukan analisis untuk memastikan apakah tapir dalam rekaman kedua merupakan individu yang sama atau berbeda.
Kepala BKSDA Bengkulu Agung Nugroho mengatakan, hasil pemantauan tersebut menunjukkan areal konservasi PT Silva Inhutani Lampung masih dimanfaatkan tapir sebagai bagian dari habitatnya.
“Berdasarkan hasil rekaman kamera jebak SIL2, terekam dua ekor tapir secara bersamaan pada 5 Agustus 2026 pukul 00.00.48 WIB. Rekaman berikutnya pada 9 Agustus 2026 pukul 21.18.49 WIB menunjukkan satu ekor tapir,” kata Agung dalam keterangan resminya, Sabtu, 5 September 2026.
“Untuk rekaman kedua masih diperlukan analisis lebih lanjut untuk memastikan apakah individu yang terekam merupakan individu yang sama atau berbeda,” lanjutnya.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi