TERKINI

Dari Botol Bekas, Orang Tua di Semper Barat Bantu Biayai Sekolah Anak

Dari Botol Bekas, Orang Tua di Semper Barat Bantu Biayai Sekolah Anak
EKONOMI HIJAU
Beritajakarta
Anak-anak mengikuti kegiatan belajar di PAUD Kenanga, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. PAUD ini terhubung dengan program Bank Sampah Kenanga yang memungkinkan orang tua memanfaatkan tabungan sampah untuk membantu biaya pendidikan anak

Botol Plastik Bersih Dihargai Rp4.500 per Kilogram

Menurut Nur Lela, botol plastik bersih yang disetorkan langsung ke sekolah dihargai Rp4.500 per kilogram. Untuk layanan jemput bola, harga yang diberikan berkisar Rp3.000 hingga Rp3.500 per kilogram.

Perbedaan harga tersebut mengikuti jenis layanan penyetoran. Sampah bernilai jual kemudian disalurkan kepada pengepul mitra, sementara sebagian material dimanfaatkan menjadi pot bunga, vas, dan kerajinan plastik.

“Pengelolaan sampah tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna,” ujar Nur Lela.

Saat ini, Bank Sampah Kenanga memiliki 823 nasabah yang berpartisipasi mengumpulkan sampah bernilai ekonomi.

PAUD Kenanga mulai beroperasi pada 2021, setahun setelah bank sampah dirintis. Lembaga tersebut kini melayani 20 peserta didik dengan pendampingan empat tenaga pendidik.

Pembelajaran dibagi dalam dua sesi, pukul 08.00–09.30 WIB dan 10.00–11.30 WIB. Nur Lela menyebut sesi pertama juga mengakomodasi anak berkebutuhan khusus.

Melalui kegiatan yang terhubung dengan sekolah, pemilahan sampah menjadi bagian dari keseharian keluarga. Bagi orang tua seperti Ratnasari, material yang terkumpul dari rumah memiliki kegunaan baru: membantu kebutuhan pendidikan anak.

Siaran Pers Resmi Pemprov Jakarta/ Beritajakarta

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 2
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Data Hutan Perlu Diperbarui agar Perlindungan dan Pemanfaatan Lahan Tepat Sasaran ARTIKEL BERIKUTNYA Dari Bank Sampah Digital hingga Filter Air, Pelajar dan Mahasiswa Tawarkan Inovasi di Indramayu
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik EKONOMI HIJAU
3 minggu yang lalu
1 bulan yang lalu
3 minggu yang lalu