PSEL Lampung Raya Butuh Ribuan Kubik Air per Hari, Mitigasi Banjir Dikaji
Pematangan Lahan Awal Seluas 4 Hektare
Pada tahap awal, pematangan lahan mencakup area seluas 4 hektare melalui alokasi anggaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK).
Sementara itu, keseluruhan target pematangan lahan mencapai 8 hektare. Untuk menuntaskannya, Pemprov Lampung melanjutkan pembahasan alokasi anggaran tahun 2027 serta pilihan pembiayaan bersama Danantara/DENERA, PT Arkonin, dan konsorsium.
Koordinasi juga mencakup penyelarasan titik koordinat serta penyesuaian patok pengukuran teknis. Pekerjaan tersebut melibatkan PT Arkonin, PT Sucofindo, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), serta Dinas PKPCK.
Adapun posisi akhir jalan akses telah disepakati sesuai perencanaan teknis Dinas BMBK Provinsi Lampung.
Kesiapan Teknis Pengolahan Sampah
Rapat dan peninjauan turut melibatkan Bappeda, BPKAD, Dinas PSDA, Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, serta unsur konsorsium.
DLH Provinsi Lampung menyatakan akan mengawal tahapan persiapan PSEL Lampung Raya agar memenuhi ketentuan teknis dan peraturan, serta mendukung pengelolaan sampah berwawasan lingkungan.
Penyelesaian kajian banjir, kepastian pasokan air, dan pembiayaan pematangan lahan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan lokasi proyek pengolahan sampah menjadi listrik tersebut.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi