TERKINI

Pemerintah Targetkan Tambahan Energi Terbarukan 42,6 GW hingga 2034

Pemerintah Targetkan Tambahan Energi Terbarukan 42,6 GW hingga 2034
ENERGI
Dok Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Pembukaan IndoEBTKE ConEx 2026 di Jakarta, 2 September 2026.

Gangguan pasokan energi, menurut Yuliot, dapat berdampak terhadap inflasi, biaya produksi, serta beban subsidi dan kompensasi yang harus ditanggung pemerintah.

“Energi baru terbarukan merupakan bagian dari program prioritas pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita, yaitu memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara, serta mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi,” ujarnya.

Selain menambah kapasitas pembangkit energi terbarukan, pemerintah mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati melalui penerapan B50. Pemerintah juga mempercepat penggunaan kendaraan listrik, pembangunan jaringan gas, pemanfaatan compressed natural gas sebagai pengganti LPG, serta penggunaan sumber energi bersih lainnya.

Sampah perkotaan turut diproyeksikan menjadi sumber energi. Berdasarkan data yang disampaikan dalam forum tersebut, timbulan sampah nasional pada 2025 mencapai 52,6 juta ton atau sekitar 145 ribu ton per hari. Namun, baru sekitar 25 persen yang telah terkelola.

Melalui teknologi waste to energy, sampah dapat diolah menjadi listrik, biomassa, dan bahan bakar minyak terbarukan. Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat menekan pencemaran sekaligus mengurangi timbunan sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir.

Di luar kebutuhan pembangkit, pemerintah menilai Indonesia harus membangun rantai pasok energi bersih yang terintegrasi. Pengembangan energi terbarukan tidak boleh hanya bergantung pada peralatan dan teknologi yang didatangkan dari luar negeri.

“Yang tidak kalah pentingnya, bagaimana kita membangun ekosistem energi baru terbarukan. Jadi, kita harus melihat rantai pasok yang harus terintegrasi,” kata Yuliot.

Alur Baca Berita Halaman 2 dari 3
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA 457 Kebakaran dalam Dua Bulan, Jakarta Perkuat Siaga Kemarau ARTIKEL BERIKUTNYA Empat Daerah Kalsel Peroleh Rp473 Miliar untuk Kelola Sampah
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik ENERGI
2 hari yang lalu
3 minggu yang lalu
1 minggu yang lalu