Nezar Patria: Infrastruktur AI Harus Hemat Energi, Bantu UMKM hingga Petani
Pengembangannya mencakup penyediaan pusat data yang andal, tata kelola data yang jelas, serta penguatan jaringan serat optik, kabel laut, dan jaringan seluler.
“Target kita bukan sekadar menambah megawatt, tetapi memastikan kapasitas itu menjadi pusat data yang andal,” tegas Nezar.
Manfaat AI bagi UMKM, Tenaga Medis, dan Petani
Nezar menekankan bahwa pembangunan infrastruktur AI harus menghasilkan konektivitas yang bermakna. Manfaatnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat dalam kegiatan ekonomi maupun layanan sehari-hari.
Bagi UMKM, AI diharapkan membantu meningkatkan produktivitas. Di sektor kesehatan, teknologi tersebut dapat membantu tenaga medis dalam proses diagnosis penyakit.
Sementara itu, petani diharapkan dapat memanfaatkan AI untuk mengolah informasi cuaca sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan waktu tanam, pemupukan, dan panen.
“Kita ingin konektivitas yang sudah terbangun ini bisa menjadi meaningful connectivity, konektivitas yang bermakna,” ungkapnya.
Selain infrastruktur, Nezar menyoroti ketersediaan mineral kritis Indonesia sebagai modal pengembangan industri teknologi. Nikel, timah, tembaga, bauksit, dan pasir silika dinilai membuka peluang peningkatan nilai tambah melalui industri semikonduktor dan komponen teknologi.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi