Lebih dari 400 Pelajar Jakarta Diajak Gerakkan Pengolahan Sampah dan Penghijauan Sekolah
JAKARTA, GARISBUMI.com – Gerakan lingkungan di sekolah membutuhkan keterlibatan pelajar dalam mengurangi dan mengolah sampah sekaligus menanam serta merawat pohon. Peran tersebut didorong melalui Sarasehan Lingkungan yang diikuti lebih dari 400 anggota Siswa Pecinta Alam (Sispala) se-DKI Jakarta di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Sarwoko, berharap anggota Sispala dapat menjadi penggerak yang mengajak teman-temannya menjaga lingkungan sekolah secara konsisten.
“Saya berharap gerakan peduli lingkungan di sekolah tidak hanya berfokus pada pengurangan dan pengolahan sampah, tetapi juga diikuti dengan upaya penghijauan,” kata Sarwoko, sebagaimana dikutip dari Beritajakarta.
Kegiatan yang diinisiasi Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (FASTA) bersama Sispala itu mengangkat tema integrasi ruang terbuka hijau, ecogreen, dan pendidikan karakter pelajar Jakarta. Selain sarasehan, peserta mengikuti aksi penanaman pohon di Taman Bendera Pusaka.
Menghubungkan kegiatan Sispala dengan pengelolaan sampah sekolah
Menurut Sarwoko, kegiatan tersebut sejalan dengan program Jaga Olah Sampah Sekolah (JOSS), yang mendorong pengelolaan sampah dari lingkungan pendidikan.
Ia menyebut JOSS telah dilaksanakan di berbagai sekolah di Jakarta. Puncak kegiatannya direncanakan berlangsung di Lapangan Banteng pada 19 Desember 2026 dan diharapkan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi