TERKINI

Hotspot Nasional Naik Jadi 338, Nihil Titik Panas Belum Berarti Api Padam

Hotspot Nasional Naik Jadi 338, Nihil Titik Panas Belum Berarti Api Padam
LINGKUNGAN
Kementerian Kehutanan
Petugas berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di tengah kepungan asap

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tiba di Bandara Iskandar, Pangkalan Bun, pada Kamis (5/11), untuk memperoleh laporan mengenai perkembangan karhutla dan kecelakaan tersebut.

Menurut keterangan kementerian, Raja Juli menyampaikan dukacita kepada kru yang gugur serta memastikan penanganan medis bagi kru yang selamat. Keselamatan personel turut menjadi perhatian dalam koordinasi operasi bersama TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, dan unsur terkait.

Manggala Agni bersama tim gabungan melanjutkan patroli, pemeriksaan lapangan, pemadaman, pembasahan, penyisiran bara, dan pendinginan sesuai kondisi masing-masing lokasi.

Kenaikan hotspot menjadi peringatan untuk memperkuat respons. Sementara itu, kepastian bahwa kebakaran telah padam tetap bergantung pada pemeriksaan lapangan, terutama di lahan gambut yang masih menyimpan bara di bawah permukaan.

Siaran Pers Resmi Kementerian Kehutanan

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Halaman 4 dari 4
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3 4
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Generasi Baru Orangutan di Bukit Tiga Puluh, Pemantauan Jadi Kunci Setelah Pelepasliaran ARTIKEL BERIKUTNYA Banjarbaru Salurkan Bantuan Rp15 Miliar, Perkuat Penanganan Karhutla dan Air Bersih
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
2 bulan yang lalu
2 bulan yang lalu