Gerakan Kulon Progo ASRI Sasar Sampah di Kawasan Kios Souvenir Glagah
KULON PROGO, GARISBUMI.com – Kawasan Kios Souvenir Glagah menjadi sasaran aksi bersih sampah dalam Gerakan Kulon Progo ASRI ke-31, Jumat (16/10/2026). Peserta membersihkan sampah dan ranting serta merapikan fasilitas umum untuk mendukung kenyamanan pedagang dan wisatawan.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut merupakan bagian dari gerakan korve atau kerja bakti rutin. ASRI merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Aksi berlangsung pukul 07.30–08.15 WIB setelah registrasi dan pengarahan peserta. Selain mengumpulkan sampah, peserta menata lingkungan sekitar kios agar kawasan wisata tersebut lebih bersih dan tertib.
Jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kulon Progo turut terlibat melalui personel Bidang Mutasi yang dipimpin Tri Omi Handayani.
Kepala Bidang Mutasi BKPSDM Kabupaten Kulon Progo itu mengatakan, keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam kerja bakti diharapkan dapat menjadi contoh kepedulian terhadap lingkungan.
“Gerakan Kulon Progo ASRI ini merupakan momentum penting bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk memberikan contoh langsung kepada masyarakat mengenai budaya hidup bersih dan peduli lingkungan,” ujar Tri Omi.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan mempererat kebersamaan dan koordinasi antarinstansi di lingkungan Pemkab Kulon Progo.
Kerja Bakti Bergilir Setiap Jumat
Gerakan Kulon Progo ASRI dilaksanakan secara berkala setiap Jumat dengan lokasi bergilir. Sasarannya meliputi destinasi wisata, fasilitas umum, dan kawasan publik di Kabupaten Kulon Progo.
Setiap perangkat daerah mengirimkan personel sesuai pembagian yang telah ditentukan untuk membantu membersihkan kawasan sasaran.
Melalui kegiatan di Kios Souvenir Glagah, Pemkab Kulon Progo berharap kebersihan kawasan dapat meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung. Aksi rutin ini juga diharapkan mendorong keterlibatan masyarakat dalam merawat lingkungan wisata.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi