Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare untuk Pelestarian Tanaman Endemik
MEDAN, GARISBUMI.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) seluas 14 hektare di Kwala Bekala sebagai ruang pelestarian tanaman endemik daerah. Pembangunan infrastruktur dan vegetasinya ditargetkan rampung pada 2029.
Taman tersebut direncanakan memanfaatkan aset Universitas Sumatera Utara (USU) di kawasan Fakultas Kehutanan USU, Desa Durin Tunggal, Kecamatan Pancurbatu. Berada di luar kawasan hutan, taman ini juga dirancang untuk mendukung keberadaan satwa dan membentuk ekosistem yang seimbang.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut Ari Harahap mengatakan, pemanfaatan aset USU memungkinkan pembangunan taman dilakukan tanpa biaya pembebasan lahan.
“Untuk program ini kita sudah bekerja sama dan telah menandatangani PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan USU yang telah diselenggarakan beberapa bulan yang lalu,” ujar Ari dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (16/10/2026).
Aset tersebut direncanakan digunakan melalui skema pinjam pakai atau hibah kepada Pemprov Sumut. Namun, proses administrasinya masih berjalan.
Penetapan Lokasi Selesai, Pengalihan Aset Berproses
Menurut Ari, penetapan lokasi Taman Kehati Kwala Bekala telah selesai. Tahap berikutnya mencakup proses permohonan pengalihan aset, kajian lingkungan, penetapan jenis tanaman, penyusunan desain teknis terperinci atau detail engineering design (DED), serta pengurusan perizinan.
Pemprov Sumut menargetkan pembangunan infrastruktur dan vegetasi selesai pada 2029. Meski demikian, pembukaan awal atau soft launching diupayakan berlangsung pada 2027 apabila target rencana aksi 2026 dapat dituntaskan lebih cepat.
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi