Batuan dan Bentang Alam Bawean Diteliti, Petakan Objek Bernilai Perlindungan
Kunjungan ke Danau Kastoba juga dilakukan untuk pengumpulan data geologi, bukan pengembangan wisata. Kegiatan di dalam kawasan konservasi dilaksanakan berdasarkan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) yang diterbitkan BBKSDA Jawa Timur.
Penyelidikan ini menempatkan batuan dan bentang alam sebagai objek yang perlu dipahami berdasarkan data, bukan semata-mata dari keindahan pemandangannya.
Mengenali Bawean dari Batuan dan Bentang Alam
Bawean selama ini dikenal melalui rusa endemik dan kawasan hutan konservasinya. Penelusuran geologi membuka sudut pandang lain untuk mengenali pulau tersebut melalui batuan, relief, air, serta proses pembentukan bentang alam.
Unsur-unsur geologi itu turut membentuk ruang tempat ekosistem berkembang. Pengumpulan data lapangan menjadi langkah untuk memahami karakter bentang Bawean sekaligus mengidentifikasi nilai perlindungannya.
Melalui inventarisasi dan pemetaan batas objek, tim menghimpun dasar ilmiah yang diperlukan dalam penyelidikan Kawasan Cagar Alam Geologi Bawean.
---
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi