TERKINI

ASGANISPH Nasional Terbentuk, Perkuat Kompetensi dan Integritas Tenaga Teknis Kehutanan

ASGANISPH Nasional Terbentuk, Perkuat Kompetensi dan Integritas Tenaga Teknis Kehutanan
LINGKUNGAN
Kementerian Kehutanan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan, Laksmi Wijayanti, memberikan keterangan kepada wartawan dalam rangkaian Munas Pertama ASGANISPH Nasional di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (14/10/2026)

SLEMAN, GARISBUMI.com – Tenaga teknis pengelolaan hutan kini memiliki wadah nasional untuk memperkuat kompetensi, menegakkan etika profesi, dan memperjuangkan kesejahteraan. Asosiasi Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan (ASGANISPH) Nasional diharapkan menjadi penggerak peningkatan mutu pengelolaan hutan di lapangan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kementerian Kehutanan, Laksmi Wijayanti, mengukuhkan ketua dan Dewan Pengurus Nasional (DPN) ASGANISPH periode 2026–2031 di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).

Musyawarah nasional (munas) pertama asosiasi tersebut memilih Didi Kuntoro sebagai ketua. Didi merupakan aparatur sipil negara pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah yang memiliki kualifikasi Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan (GANISPH) Pengujian Kayu Bulat.

Laksmi mengatakan, Ditjen PHL menginisiasi pembentukan asosiasi karena kualitas pengelolaan hutan sangat bergantung pada kompetensi dan integritas tenaga teknisnya.

“Selama ini GANISPH bekerja tersebar di ribuan unit manajemen, sering kali sendiri-sendiri, tanpa wadah bersama yang memperjuangkan mutu profesi. Hari ini kekosongan itu telah terisi. Munas Pertama ini adalah titik awal, bukan garis akhir,” ujar Laksmi.

Menurut dia, tenaga teknis memegang peran penting dalam seluruh tahapan pengelolaan hutan. Tugasnya mencakup perencanaan, inventarisasi, pembinaan hutan, penatausahaan hasil hutan, hingga perlindungan hutan.

Karena itu, pembentukan asosiasi perlu diikuti langkah nyata untuk meningkatkan profesionalitas anggota, termasuk menjalankan kode etik yang telah ditetapkan dalam munas.

Laksmi juga mendorong pembentukan kepengurusan daerah, pembangunan basis data anggota, serta penyusunan program kerja yang terukur. ASGANISPH diharapkan mampu memperjuangkan pengakuan profesi dan kesejahteraan tenaga teknis dari Sumatera hingga Papua.

Selain itu, asosiasi tersebut diharapkan menjadi mitra strategis Kementerian Kehutanan dalam perumusan kebijakan, peningkatan kapasitas tenaga teknis, pelaksanaan Multiusaha Kehutanan, serta pencapaian Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Prioritaskan Kode Etik dan Pendataan Anggota

Ketua ASGANISPH Nasional terpilih, Didi Kuntoro, menyatakan kepengurusannya akan memprioritaskan pelaksanaan program kerja dan penegakan kode etik hasil munas.

Prioritas lainnya adalah membentuk kepengurusan daerah dan membangun basis data anggota. Menurut Didi, Sistem Informasi Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan (SIGANISHUT) saat ini mencatat 14.466 tenaga teknis pengelolaan hutan.

Dalam kegiatan tersebut, Didi membacakan Deklarasi Palagan tentang pembentukan ASGANISPH Nasional. Deklarasi itu menegaskan tujuan asosiasi sebagai wadah resmi yang profesional, independen, akuntabel, dan berkelanjutan bagi tenaga teknis pengelolaan hutan di Indonesia.

Direktur Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan, Krisdianto, menjelaskan bahwa munas pertama tidak hanya memilih pengurus. Forum tersebut juga menetapkan tata tertib munas, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, garis-garis besar program kerja, kode etik, serta kriteria dan tata cara pemilihan ketua.

Ditjen PHL berkomitmen mendampingi ASGANISPH dengan melibatkan asosiasi dalam pembinaan tenaga teknis, pengembangan standar kompetensi, dan forum kebijakan pemanfaatan hutan.

Pengukuhan dihadiri jajaran Ditjen PHL, Dinas LHK DIY, BPHL Wilayah VIII Surabaya, asosiasi mitra, Perum Perhutani, PT Inhutani I dan V, serta lembaga sertifikasi profesi. Tenaga teknis pengelolaan hutan dari berbagai wilayah Indonesia turut mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring.

Siaran Pers Resmi Kementerian Kehutanan

Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.

Alur Baca Berita Menampilkan Semua Halaman (3 Bagian)
Mode Halaman
Sebelumnya
1 2 3
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
ARTIKEL SEBELUMNYA Karhutla Tanjung Puting, Pemerintah Siapkan 30 Sumur Bor untuk Cegah Api ke Zona Inti ARTIKEL BERIKUTNYA Jelang Adipura 2026, Wabup Bone Tinjau Sampah dan Kebersihan di Walannae
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik LINGKUNGAN
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu
1 bulan yang lalu