500 Rumah di Kembangan Selatan Pilah Sampah, Pengurangan Kiriman ke Bantargebang Belum Terukur
“Kader kami turun langsung ke rumah-rumah warga, mengecek tempat sampah, memberikan edukasi cara memilah yang benar, baru kemudian dipasangi stiker jika memang sudah memenuhi kriteria,” jelasnya.
Selain menjadi penanda partisipasi, stiker dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang konsisten memilah sampah.
Sampah Terpilah Didorong untuk Diolah
Junaidi menjelaskan, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi dapat disalurkan melalui bank sampah. Pemanfaatan tersebut diharapkan mengurangi sampah yang berakhir di TPST Bantargebang.
Namun, keterangan Pemkot Jakarta Barat belum merinci jumlah sampah yang telah dikomposkan, disalurkan ke bank sampah, maupun pengurangan kiriman ke Bantargebang dari 500 rumah peserta.
Keterangan tersebut juga belum menjelaskan mekanisme pengumpulan dan pengangkutan sampah terpilah dari rumah warga. Dengan demikian, jumlah rumah berstiker menunjukkan cakupan partisipasi program, sementara dampaknya terhadap pengurangan sampah masih memerlukan data hasil pengelolaan.
Stiker Bisa Dicabut Jika Pemilahan Berhenti
Artikel ini merupakan siaran pers resmi yang diterbitkan melalui Meja Redaksi GARIS BUMI. Materi telah melalui peninjauan editorial untuk kenyamanan dan kejelasan informasi bagi pembaca.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi